|
Nama:DEDE SRI HARTINI
|
Kekuatan
1) peta IAIN
mempermudah kita untuk mengetahui letak terpenting kampus
2) Hamper
semua dosen yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi
3) Sarana
belajar ilmu agama
4) Sumber
pengetahuan
5) Kerja
sama antar dosen
6) Menjadikan
mahasiswa yang berahlak budi ‘pekerti
7) Peta
musim untuk mengetahui perubahan musim yang terjadi
8) Memanfaatkan
saat musim tiba
9) Jumlah
tanaman meningkat
10) Saat
musim panen semua petani berduyung-duyung ke sawah
11) Daur
waktu digunakan sebagai waktu bekerja dengan sungguh-sungguh
12) Daur
waktu pun digunakan mahasiswa untuk bisa
mengatur waktu belajar
13) Menggunakan
waktu setelah sholat dipergunakan untuk mengaji
14) Kos-kosan
sebagai tempat melatih diri
15) Sebagai
tempat mencari teman
16) Sebagai
tempat melatih keimanan dan melatih kepribadian diri
17) Masih
ada budaya kerja sama
18) Saling
menghormati antar agama
19) Toleransi
dalam beragama yang dijunjung tinggi
20) Persaudaraan
yang melekat kuat
21) Keturunan
generasi sebagai penerus yang baik
22) Sebagai
pula pengajaran dari orang tua untuk kita pribadi agar tdk dikucilkan dalam
pergaulan
|
Kelemahan
1) Banyak
ditemui pergaulan bebas
2) Ada
juga dosen yang toinggkat pendidikan tinggi tapi agamanya masih kurang
3) Pembelajaran
agama islam cenderung diremehkan
4) Pengetahuan
yang dimiliki mahasiswa sangat minim
5) Ada
juga dosen yang tidak mau diajak kerja sama
6) Kebanyakan
mahasiswa berbudi pekerti tetapi tdk berahlak
7) Musim
sering berganti-ganti
8) Menyebabkan
orang-orang sakit
9) Menyebabkan
hewan-hewan sakit bahkan mati
10) Adanya iri hati dalam bertani petani
11) Banyak
menggunakan waktu dengan hal-hal yang tdk bermanfaat
12) Mahasiswa
cenderung mengatur waktunya untuk berpacaran
13) Banyak
mahasiswa sekarang tdk sholat, tdk mengaji tapi ngumpul-ngumpul ditempak
nongkrong dengan yang bukan mahramnya
14) Pergaulan
bebas yang terjadi
15) Banyak
kita temui teman yang mengajak ke hal-hal yang buruk
16) Keimanan
cenderung menifis, kefribadian yang awalnya lembut menjadi pribadi yang keras
hati
17) Saling
mengharap sesame teman
18) Saling
menyepelekan agama orang lain
19) Kebanyakan
masyarakat tidak ada toleransi dalam
Bergama
20) Persaudaraan
yang baik cenderung menjadi buruk akibat sering ada kecemburuan
21) Generasi
yang awalnya baik, dijatuhkan nama baiknya dengan perlakuan yang tdk senonoh
22) Kepercayaan
yang diberika oleh orang tua cenderung dimanfaatkan
|
|
|
Peluang
1) Kampus
IAIN menjadikan mahasiswa berahlak dan beragama yang baik
2) Kampus
IAIN sebgai sarana pembentuk kepribadian dan ahlak
3) Menyediakan
bidikmisi untuk mahasiswa yang berprestasi
4) Menyediakan
beasiswa untuk mahasiswa yang kurang mampu dan IPK nya diatas rata-rata
5) Kampus
IAIAN juga menyediakan tempat tinggal mahasiswa (rusunawa)
6) Pada
musim tertentu buah-buah yang hidup pada musim itu berbuah banyak dan dapat
dijual dipasar tradisional
7) Pada
musim kawin banyak mengahsilkan keturunan
8) Pada
musim kawin angka kelahiran meningkat
9) Pada
musim dikili banyak yang membuat kue
10) Mereka
berlomba-lombat menghias tempat kue itu dengan sangat cantik
11) Pada
musim pacaran angka kenaikan bensin makin meningkat
12) Pakaian
terjual habis pada musim lebaran
13) Bahan
kue terjual habis juga karana dipergunakan untuk membuat kue lebaran
14) Dapat
hidup mandiri
15) Melatih
untuk menghemat keuangan
16) Kepercayaan
orang tua lebih besar
17) Banyak
memeproleh teman dari berbagai daerah
18) Visi
misi yang dipaparkan oleh lurah berjalan dengan baik
19) Setelah
lurah terpilih lurah mengadakan pemindahan pasar
20) Semenjak
itu jalan yang berlubang dapat diperbaiki
21) Dipinggiran
sungai diadakan penghijauan
22) Perbaikan
jembatan yang sudah lapuk
23) Kedekatan
masyarakat dengan lurah terjalin harmonis
24) Dapat
mempelajari dua bahasa dari keturunan ayah dan ibu
25) Mengenal
tradisi
26) Cerita
kehidupan generasi dahulu masih digunakan oleh alam contohnya tanaman obat tradisional
|
Kebijakan dan tindakan
1) Dikampus
iain masih banyak jiga mahasiswa yang beragama tapi memiliki ahlak yang
kurang hal ini disebabkan karna adanya unsure-unsur pergaulan yang bebas
2) Kampus
memberikan bidikmisi kepada mahasiswa yang berperestasi agar mereka dapat
kuliah dengan baik tanpa meminta uang pada orang tua
3) Dengan
adanya beasiswa yang tidak mampu kini banyak mahasiswa yang berlomba-lomba
untuk berusaha mendapat nilai yang baik karana dengan nilai yang baik itulah
mereka akan mendapat beasiswa
4) Rusunawa
disediakan untuk mahasiswa yang mendapat bidikmisi dan ada juga yang tdk
mendapat bidikmisi tinggal dirusunawa karna dirusunawa dapat menciptakan
mahasiswa menjadi pandai berbahasa baik itu inggris maupun arab
5) Penjualan
dilakukan diberbagai tempat mislnya pasar, supermarket dan tempat lainya
6) Saat
kelahiran bayi meningkat, meningkat pula kebutuhan pakaian dan penjual
pakaian makin laris
7) Musim
kawin bukan menyebabkan angka kelahiran tapi meniingkatnya angka kemiskinan
karna banyak menikah tapi masih tinggal dirumah orang tua mereka
8) Kue
dibuat untuk diberikan kepada tamu yang berzikir dimesjid
9) Agar
terlihat menarik dibuatlah tempat kue itu secantik mengkin
10) Perintah
menaikan subsidi BBM
11) Penjualan
pakain banyak memesan pakaian karna pakaian yang dijualnya habis terjual
12) Penjual
pun mekin menambah bahan kue agar masyarakat yang membeli terpenuhi
permintaannya
13) Menyisiskan uang yang diberikan orang tua
untuk ditabung bila ada keperluan tabungan itulah yang akan dipergunakan
14) Membeli
keprluan yang diperlukan saja, contonya seperti fotokopi dan sebagainya
15) Menjaga
amanah orang tua yang dibrtikan kepada kita
16) Tidak
membeda-bedakan teman, memperbaiki perlakuan kepada teman yang berasal dari
daerah lain
17) Masyarakat
senang karna apa yang divisi misiskan oleh lurah terlaksana
18) Masyarakat
memebantu pemindahan pasar
19) Perbaikan
jalan yang sudah berlubang menjadi jalan tidak berlubang lagi
20) Agar
ketika dating banjir kampung kita
terlindungi dari banjir
21) Agar
jembatan dapat digunakan kembali
22) Memperlajari
bahasa tersebut
23) Melestarikan
kembali tradisi dari nenek moyang
24) Jika
ada yang sakit obat tradisional itu dapat dipergunaka mengobati orang yang
sakit
|
Kebijakan dan tindakan
1) Kita
sebagai mahasiswa khususnya mahasiswa iain kita harus memperbaiki ahlak karna
apa bila kita terjun didunia masyarakat kita akan menjadi contoh buat mereka
2) Mereka
yang mendapat bidikmisi harus digunakan dengan baik karna bidikmisi itu dalah
kebijakan dari pemeri tah
3) Mahasiswa
harus belajar lebih giat lagi
4) Ilmu
yang didapat dari rusunawa harus dikembangkan kepada teman, kerabat dan
keluaraga
5) Kita
sebagai penjual harus memperhatikan buah yang busuk karna buah kita sudah
terjual ditokoh-tokoh besar
6) Untuk
penjual jangan terlalu mengambil kesempatan untuk memperoleh keuntungan
sampai-sampai harga baju makin meningkat
7) Sebagai
suami hendaknya sudah menyediakan tempat istri dan anaknya tinggal, agar
permasalah dikleuarga tdk dicampuri oleh orang tua
8) Setiap
orang – orang yang berzikir mendapat kue dan imbalan dari masyarakat yang
melaksanakan dzikir tersebut
9) Pemerintah
menaikan BBM masyarakat pun harus menerima dan menghemat pemakaian BBM
10) Berhemat
sehemat-hamat mungkin,dan membatasi keinginan yang kurang di perlukan.
11) Berhati-hati
dalam bergaul dan dalam hal memilih
teman.
12) Menasehati
teman bila teman tersebut melakuka hal-hal diluar syariat islam
13) Lurah
menjalankan visimisinya itulah yang membuat masyarakat menilai positif
tentangnya karna apa yang di
janjikannya telah terealisasi
14) Akibat pemindahan pasar ke tempat yg lebih
layak masyarakat kebutuhannya lebih
terpenuhi.
15) Dengan perbaikan jalan pelaksanaan dan aktifitas masyarakat menjadi tidak terhambat.
16) Ketika
sudah diadakan penghijauan kita
sebaiknya menjaga dan melestarikan tanaman tersebut.
17) Agar
jembatan yang sudah di perbaiki dapat
digunakan dengan sebaik-baiknya.
18) Selalu
mencintai warisan budaya yang diwarisi kepada kita.
19) Mengembangkan
budaya tersebut dan tidak malu-malu untuk dibahasakan sehari-hari didalam interaksi
di masyarakat
20) Membawa
budaya tersebut kearah yang positif,dan bertindak sebagaimana mestinya.
21) Tradisi
dalam hal ini seperti cara –cara pengobatan tradisional harus di kembangkan
dan jangan sampai hilang dari kehidupan kita.
|
|
|
Tantangan
1)ketika menjadi MABA kita harus pandai-pandai membaca situasikampus
yang sebenarnya
2)pemberian tugas yang dominan setiap hari
3)pengetahuan kita mengenai internet kurang, disaat ada tugas dari
dosen yang harus melalui jalur internet misalnya.
4)pada saat musim hujan sulit untuk bekerja
5)pada musim lebaran harga bahan-bahan baku menjadi naik.
6)dikos-kosan bujukan dari teman yang mengajak kita untuk melakukan
hal-hal yang berbau negativ
7)menguji kesabaran saat ada teman kos yang seenaknya melakukan suatu
hal yang kurang kita sukai
8)ketika uang di dompet menipis
9)padasaat menasehati warga kampung yang berpengetahuan di bawah
(minim)
10)lapangan pekerjaan yang kurang
11)daur waktu pada saat musim
panas tumbuhan dan hewan banyak yang mati
12)tantang pada generasi
ketika kita di paksakan untuk mempercayai hal yang diluar akal sehat
13)perbedaaan pendapat
14)kebiasaan –kebiasaan buruk mereka yang ingin mereka warisi.
|
Kebijakan Dan tindakan
1)bergaul dan mencari sebenarnya sepertiapa dunia kampus itu
2)harus pandai mengatur waktu dan
tugas yang diberikan segerah di kerjakan
3)belajar untuk menggunakan internet
4)mencari solusi dan bekerja kembali ketika hujan suda tidak ada lagi
5)mengurangi dan membatasi penggunaan bahan_bahan yang akan di
gunakan
6)mencoba menghindar dari bujukan ataupun ajakan dari
teman(mengasingkan diri)
7)menasehati dan menegur dengan hati yang lembut kepada teman .
8)segerah memberitahukan kepada ayah ataupun ibu bahwa kita tdak lagi
memiliki uang,dan berkata jujur.
9)kepada mereka diajarkan dengan kata-kata yang halus dan tidak
berbelit-belit
10)mencari pekerjaan yang ada lowongan pekerjaan cntohnya pergi
mengadu nasib kekota untuk mendapatkan pekerjan yang layak
11)disaat musim tersebut sebaiknya kita menyirami dan memupuk kembali
tanaman tersebut
12)mencoba untuk mengasingkan diri dari kepercayaan yang mereka
anut ter sebut
13)mengalah dan jika memang yang mereka katakn baik sbaiknya kita
ikuti
14)kita bole saja mengambil sgalah
kebiasaan mereka tetapi kebiasaan yang memghasilkan dan membawa
manfaat….
|
Kemungkinan negative
1)ketika kita mencari teman dikampus
kita mendapatkan teman yang berpengaruh negative bagi kita
2)ketika kita bosan,capek , tugas yang di berikan tidak kita kerjakan
3)kita mengasingkan diri dari pengetahuan
4)ketika hujan terus menerus turun kita menjadi bermalas-malasan
5)banyak orang ketika bahan baku naik banyak penjual kue menggunakan
bahan –bahan yang berbahya.
6)kita terbawah dengan teman –teman ketika kita didak mampu
mengontrol diri
7)memperlakukan teman kita dengan tidak baik,bahkan memaki..
8)ketika uang kita habis dan keperluan kita sudah mendesak ketika itu
kita juga mengambil jalan pintas untuk meminjm kpda teman.
9)ketika kita mempunyai ilmu yang banyak kita menyombongkan diri dan
memilih-milih untuk bergul
10)ketika kita menjadi pengangguran di kampung kita menjadi malas dan
tidak ingin merubah nasib karena sudah asik ketika tidak bekerja
11)ketika taman mati dan kita membiarkannya bahkan kita tidak
ingin lagi menggantinya dengan tanaman
baru
12)ketika kita dipakasakan kita akanmengikuti mereka
13)ketika perkataan mereka salah kita meng iyakan dan ikut serta.
14)kita mengambil segalah kebiasaan buruknya dan membawanya di dalam
kehidupan sehari-harinya….
|
|
Sabtu, 20 Desember 2014
kelemahan, kekuatan, peluang, tantangan
Jumat, 19 Desember 2014
tugas kelompok 5
KELOMPOK : 5
MATERI : KHALIFAH TURKI USMANI (1512-1924 M)
NO
|
NAMA
|
FOTO
|
DEFINISI
|
1.
|
SULTAN SALIM I (1512-1520 M)
|
|
Salim I dilahirkan di Amasya tahun 1465. Ayahnya adalah Sultan Bayazid
II (1481-1512). Ibunya bernama Ayşe Hatun dari Dulkadir. Pada tanggal 25
April 1512. Salim
I, ia sangat kejam, dalam sejarah Eropa dikenal sebagai Salim the Grim.
Ia menaklukkan Asia Kecil, Persia, Kaldiran, dan Mesir. Dan juga
berhasil menaklukkan Sultan Mamluk (1517 M). ia memindahkan Khalifah
boneka Bani Abbas ke Konstantinopel yang bernama Ahmad dan mengambil
gelar secara sakral yang kemudian digunakan oleh sultan Turki, Salim I,
sehingga kota tersebut berubah menjadi Istambul.
|
2.
|
SULAIMAN AGUNG (1520-1566 M)
|
|
Sulaiman
Agung (1520-1566), mendapat julukan Sulaiman al-Qanuni, pada masanya
disusun sebuah kitab undang-undang (qanun), Kitab tersebut diberi nama
Multaqa al-Abhur dan berhasil membawa kejayaan islam, dan ia pula
berhasil menterjemahkan Al-Qur’an dalam bahasa Turki. Sulaiman jug
berhasil menundukkan Irak, Belgrado, Pulau Rodhes, Tunis, Budapest, dan
Yaman. Dengan demikian, luas wilayah Turki Usmani pada masanya mencakup
Asia Kecil, Armenia, Irak, Siria, Hejaz, dan Yaman di Asia; Mesir,
Libia, Tunis, dan Aljazair di Afrika; Bulgaria,Yunani, Yugoslavia,
Albania, Hongaria, dan Rumania di Eropa.
|
3.
|
SULTAN SELIM II (1566-1573 M)
|
|
Selim II (bahasa Turki Ottoman: سليمثانى Selīm-i sānī, bahasa Turki: II. Selim) (28 Mei 1524 – 12 Desember1574) adalah Sultan Turki Ottomandari 1566 hingga kematiannya. Ia adalah putra Suleiman yang Agung(1520–66) dan isteri kesayangannya Roxelana (juga Hurrem atau Anastasia Lisovska)Salim
II (1566-1573 M), Di masa pemerintahannya terjadi pertempuran antara
armada laut Kerajaan Usmani dengan armada laut Kristen yang terdiri dari
angkatan laut Spanyol, angkatan laut Bundukia, angkatan laut Sri Paus,
dan sebagian kapal para pendeta Malta yang dipimpin Don Juan dari
Spanyol.
|
4.
|
SULTAN MURAD III (1574-1595 M)
|
|
Murad III (bahasa Turki Ottoman: مراد ثالث Murād-i sālis, bahasa Turki:III.Murat) (4 Juli 1546 – 15 Januari 1595) adalah Sultan Turki Utsmani dari 1574 hingga kematiannya.Murad III adalah putera sulung sultan Selim II (1566–74) dan valide sultan Nur-Banu (lahirCecilia Venier-Baffo) dan menggantikan ayahandanya pada 1574. Sultan Murad III (1574-1595 M)berkepribadian
jelek dan suka memperturutkan hawa nafsunya, namun Kerajaan Usmani pada
masanya berhasil menyerbu Kaukasus dan menguasai Tiflis di Laut Hitam
(1577 M), merampas kembali Tabnz, ibu kota Safawi, menundukkan Georgia,
mencampuri urusan dalam negeri Polandia, dan mengalahkan gubernur Bosnia
pada tahun 1593 M. Namun kehidupan moral Sultan yangjelek menyebabkan
timbulnya kekacauan dalam negeri.
|
5.
|
SULTAN MUHAMMAD III (1595-1603 M)
|
|
Sultan Muhammad III (1595-1603M),
pengganti Murad III, yang membunuh semua saudara laki-lakinya berjumlah
19 orang dan menenggelamkan janda-janda ayahnya sejumlah 10 orang demi
kepentingan pribadi. Dalam situasi yang kurang baik itu, Austria
berhasil memukul Kerajaan Usmani.
|
6.
|
SULTAN AHMAD I (1603-1617 M)
|
|
Sultan
Ahmad I ( 1603-1617 M), situasi semakin memburuk dengan naiknya Mustafa
I (masa pemerintahannya yang pertama (1617-1618 M) dan kedua,
(1622-1623 M). Karena gejolak politik dalam negeri tidak bisa
diatasinya, Syaikh al-Islam mengeluarkan fatwa agar ia turun dari tahta
|
7.
|
MUSTAFA I (1617-1618 M)
|
|
Mustafa I (1592 – 20 Januari 1639) (bahasa Arab: مصطفى الأول) adalahSultan Turki Utsmani dari 1617 hingga 1618 dan dari 1622 hingga 1623. Saudara Ahmed I (1603–17),
Mustafa I dilaporkan menderita retardasi mental atau setidaknya
mengidap penyakit saraf dan tak pernah lebih dari seprangkat klik
pengadilan di Istana Topkapı. Semasa pemerintahan saudaranya, ia dikurung di ruangannya dalam penjara sesungguhnya selaam 14 tahun.
|
8.
|
USMAN II (1618-1622 M)
|
|
Usman
II (1618-1622 M). Namun yang tersebut terakhir ini juga tidak mampu
memperbaiki keadaan. Dalam situasi demikian bangsa Persia bangkit
mengadakan perlawanan merebut wilayahnya kembali. Kerajaan Usmani
sendiri tidak mampu berbuat banyak dan terpaksa melepaskan wilayah
Persia tersebut.
|
9.
|
MUSTAFA I (1622-1623 M)
|
|
kedua, (1622-1623 M). Karena gejolak politik dalam negeri tidak bisa diatasinya, Syaikh al-Islam mengeluarkan fatwa agar ia turun dari tahta
|
10.
|
SULTAN MURAD IV (1623-1640 M)
|
|
Sultan murad IV lahir pada tanggal 26 juli 1612 M, dan meninggal pada tanggal 09 february 1640 (umur 27 tahun).Sultan
Murad IV (1623 – 1640 M). Pertama-tama ia mencoba menyusun dan
menertibkan pemerintahan. Pasukan Jenissari’ yang pernah menumbangkan
Usman II dapat dikuasainya. Akan tetapi, masa pemerintahannya berakhir
sebelum ia berhasil menjernihkan situasi negara secara
|
11.
|
SULTAN IBRAHIM (1640-1648 M)
|
Ibrahim (5 November 1615 – Istanbul,12/18 Agustus 1648) adalah SultanTurki Usmani dari 1640 hingga 1648. Secara tidak resmi ia sering disebut sebagai Ibrahim yang Gila (bahasa Turki: Deli Ibrahim) karena keadaan jiwanya. Salah satu Sultan Ottoman yang terkenal, ia dibebaskan dari Kafesdan menggantikan kakandanya Murad IV (1623–40) pada tahun 1640, Ia dikenal tergoda dengan wanita gemuk,Awalnya Ibrahim meninggalkan politik, namun akhirnya ia mengadakan peningkatan dan hukuman mati sejumlahwazir. Perang dengan Venesiadikumabdangkan, dan meski La Serenissima turun, kapal-kapal Venesiamenang perang sepanjang Aegea, merebut Tenedos (1646),pintu gerbangLaut Dardanella. Pemerintahan Ibrahim berkembang lebih pesat dari yang diperkirakan. Akhirnya, ia dijatuhkan di sebuah kudeta yang dipimpin oleh Mufti Agung. Ada cerita meragukan bahwa Mufti Agung berbuat demikian karena keputusan Ibrahim menenggelamkan 280 orang-orang harem
| |
12.
|
SULTAN MEHMED IV / MOHAMMED IV (1648-1687 M)
|
Mehmed IV juga dikenal sebagaiMohammed IV (bahasa Arab محمد الرابع) (lahir 2 Januari 1642, mangkat1693) adalah sultan Turki Ottoman dari1648 hingga 1687. Ia adalah putra Sultan İbrahim I dan permaisurinyaTurhan Hadice
| |
13.
|
SULTAN SULEIMAN II (1620-1666)
|
Suleiman II (15 April 1642 – 1691) (bahasa Turki Utsmani: سليمان ثانىSüleymān-i sānī) adalah Sultan Turki Utsmani dari 1620 hingga 1666. AdindaMehmed IV (1648–87), Suleiman II menghabiskan sebagian besar hidupnya di kafes (sangkar), sejenis tahanan mewah buat pangeran di Istana Topkapı(dirancang
untuk memastikan takkan ada pemberontakan). Saat didekati naik tahta
setelah terdepaknya kakandanya pada 1687, Suleiman II mengira bahwa
delegasi itu akan datang membunuhnya dan satu-satunya cara memengaruhi
adalah ia bisa digoda keluar istananya untuk bersiap dianugerahi pedangkhalifah secara seremonial. Sulit mengendalikan diri, Suleiman II membuat pilihan cerdas dengan mengangkat Ahmed Faizil Köprülüsebagai Raja Muda. Di bawah kepemimpinan Köprülü Turkimenghambat gerak maju Austria keSerbia dan membasmi pemberontakan diBulgaria. Selama gerakan mengambil kembali Hongaria timur, Köprülü dikalahkan dan syahid di tangan Ludwig Wilhelm dari Baden dalam Szlankamenpada 1690.
| |
14.
|
SULTAN AHMED II (1691-1695 M)
|
Ahmed II (bahasa Turki Ottoman: احمد ثانى Aḥmed-i sānī) (25 Februari 1643 –1695) adalah Sultan Turki Ottoman dari1691 hingga 1695. Ahmed II adalah putra Sultan Ibrahim I (1640–48) dan menggantikan saudaranya Suleiman II(1687–91) pada 1691. Tindakan Ahmed II yang banyak diingat adalah pengangkatan Mustafa Köprülü sebagairaja muda. Hanya beberapa minggu setelah kenaikannya Kesultanan Ottomanmendapat kekalahan besar dalamPertempuran Slankamen dari Austria di bawah Ludwig Wilhelm dari Baden dan dipukul ke Hongaria.
Selama 4 tahun masa pemerintahannya bencana demi bencana terus melanda
negerinya, dan pada 1695 Ahmed II meninggal, lelah akibat penyakit dan
kedukaan.
| |
15.
|
SULTAN MUSTHOFA II (1695-1703 M)
|
Mustafa II (bahasa Turki Utsmani: مصطفى ثانى Muṣṭafā-yi sānī; lahir 6 Februari 1664 – meninggal 28 Desember1703 pada umur 39 tahun) adalah Sultan Turki Utsmani dari 1695 hingga 1703. Ia adalah putra sultan Mehmet IV(1648–87) dan turun tahta demi kepentingan saudaranya Ahmed III (1703–30)
pada 1703. Di akhir kekuasaannya, Mustafa II mencoba memperbaiki
kekuasaan, yang hanya menjadi jabatan simbolis sejak pertengahan
1600-an, saat Mehmed IV memberikan kekuasaannya pada Raja Muda. Strategi
Mustafa II adalah menciptakan dasar alternatif baginya membuat
kedudukan timar, anggota kavaleri Kesultanan Ottoman,
setia padanya. Namun, timar-timar itu, pada titik ini bertambah menjadi
bagian usang mesin militer Turki Utsmani. Strategi itu (disebut
"kejadian Edirne" oleh sejarawan) gagal, dan Mustafa II didepak pada
tahun yang sama, 1703.
| |
16.
|
SULTAN AHMED III (1703-1730 M)
| Ahmed III (30 Desember 1673 – 1 Juli 1736) adalah khalifah Turki Usmani dan putra Sultan Mehmed IV. Naik tahta berkat Bâb-ı Âli pada tahun 1703 setelah mundurnya saudaranya Mustafa II.Ahmed membangun hubungan baik dengan Inggris, mengingat ancaman Rusia. Negaranya memberikan perlindungan pada Raja Karl XII dari Swedia yang kalah perang dalam Pertempuran Poltava pada tahun 1709 pada zaman Tsar Pyotr Agung. Karena harapannya untuk berperang mewanan Rusia, sultan ini mengumumkan perang terhadap saingannya di utara, di bawah pimpinan Wazir Agung Baltaji Mahommed Paşa pasukan Turki berhasil memaksa Rusia bertekuk lutut di Sungai Prut tahun1711.Perang itu diakhiri dengan perjanjian yang menuntut pengembalian Azov kepada
Turki, penghancuran sejumlah benteng yang dibangun untuk Rusia,
sedangkan Tsar berjanji untuk berhenti ikut campur dalam urusanPersemakmuran Polandia-Lituania. Harapan Sultan untuk berjalan menerobos Moskow hampir saja berhasil kalau saja tidak ada serangan Safavid ke negaranya.Serangan Persiamenimbulkan kekacauan di dalam negeri, menimbulkan pemberontakan Yennisari, yang menyebabkannya turun tahta pada bulan September 1730.
Ia mangkat dalam tahanan 5 tahun kemudian. Pemerintahan Ahmed III, yang
berlangsung selama 27 tahun, meski ditandai dengan bencanaPerang Turki Besar, tidak berhasil karena daerah Balkan terpaksa hilang ke tangan Monarki Habsburg. Di masanya, keuangan Turki berjalan baik, diperoleh tanpapajak berlebihan maupun PungLi. Di masa pemerintahannya pula, terjadi perubahan penting diKepangeranan Donau. | |
17.
|
SULTAN MAHMUD I (1730-1754 M)
|
Mahmud I (bahasa Arab محمودالأول) (2 Agustus 1696 – 13 Desember 1754) adalah Sultan Kesultanan Usmaniyahdari 1730 hingga 1754. Ia adalah putera Mustafa II (1695–1703) dan kakanda dari Osman III (1754–57).Mahmud
I diakui sebagai sultan oleh pemberontak begitupun pejabat pengadilan
namun beberapa minggu setelah penobatannya negara berada di tangan
pemberontak. Ketua mereka, Patrona Halil,
berpacu dengan sultan baru ke Masjid Eyub di mana upacara Mahmud I yang
segera mulai dengan pedang Othman dilaksanakan; banyak perwira kepala
yang didepak dan pengganti mereka yang diangkat atas perintah
pemberontak yang pemberani yang telah bertugas di tingkat Yennisari dan
yang muncul sebelum sultan bertelanjang kaki dan di seragam lamanya
sebagai prajurit biasa. Seorang jagal Yunani yang bernama Yanaki telah
menghargai Patrona dan meminjaminya uang selama 3 hari kekacauan.
Patrona menunjukkan terima kasihnya dengan memaksa Divan mengangkat
Yanaki sebagai Hospodar Moldova. Keangkaraan kepala pemberontak
membuatnya tak lama didukung. Khan Krimea, yang diancam mundur, berada
di Istambul dan dengan asistennya Wazir Agung, Mufti dan AgaYeniceri berhasil
membebaskan pemerintahan dari perbudakan. Patrona dibunuh dalam
kehadiran sultan setelah sebuah Divan yang ia meminta perang mesti
dideklarasikan terhadap Rusia. Istri Yunaninya, Yanaki, dan 7.000 orang
yang mendukungnya juga dihukum mati. Kecemburuan yang dirasakan perwira
Yenisari terhadap Patrona, dan kesiapan mereka untuk membantu
pengancurannya, banyak membantu pengerahan tenaga pendukung Mahmud I
dalam mengakhiri pemerintahan pemberontak setelah berlangsung hampir 2
bulan.masa-masa akhir pemerintahan Mahmud I didominasi perang dengan Persia danRusia.Mahmud I mempercayakan pemerintahan kepada wazirnya dan menghabiskan sebagian besar waktunya menyusun puisi.
| |
18.
|
SULTAN USMAN III (1754-1757 M)
| Osman III (bahasa Turki Ottoman: عثمان ثالث ‘Osmān-i sālis) (2 Januari1699 – 30 Oktober 1757) adalahSultan Turki Utsmani dari 1754hingga 1757.Adinda dari Mahmud I(1730–54) dan putra Mustafa II(1695–1703), Osman III sebenarnya pangeran tiada arti. Masa jabatannya yang pendek dicatat sebagai masa di mana intoleransi di antara nonmuslim (Orang Kristendan Yahudi diminta mengenakan pakaian atau lencana khusus) bertambah dan kebakaran diIstanbul.Osman III menghabiskan sebagian besar hidupnya di tahanan, dan saat menjadi Sultan ia menunjukkan keanehan tingkah laku. Tak seperti sultan sebelumnya, ia benci musik, dan mengusir semua musikus keluar istana. Juga tinggal di "kafes", istana tahanan di "harem" yang berisi para budak rumah tangga wanita ia tak menyukai persahabatan dengan wanita, sehingga ia mengenakan sepatu besi agar tak melalui jalanan dengan wanita manapun. Dengan mengenakan sepatu itu mereka akan mendengarnya mendekat lalu menjauh | |
19.
|
Mustafa III (bahasa Arab: مصطفى الثالث) (lahir 28 Januari 1717, meninggal 21 Januari 1774) adalah sultan Kesultanan Usmaniyah.
Seorang penguasa yang bersemangat dan cerdik, Mustafa III mencoba
memodernkan pasukan dan mesin dalam negeri untuk membawa negerinya sama
dengan Kuasa Eropa. Ia melindungi layanan jenderal asing untuk mengawali
reformasi infantri dan artileri. Sultan juga memerintahkan pendirian
Akademi Matematika, Navigasi, dan Sains. Sayangnya negara Ottoman telah
menurun begitu jauh. Sadar akan lemahnya militer negerinya, Mustafa III
menghindari perang dan tak sanggup mencegah aneksasi Krimea oleh Katarina II dari Rusia (1762–96). Namun, aksi ini, bersama dengan agresi Rusia lebih lanjut di Polandia memaksa Mustafa III menyatakan perang di St. Petersburg segera sebelum kematiannya. Dalam serangkaian korespondensi antara pemikir Prancis terkemuka Voltairedan Katarina yang Agung, Mustafa III selalu menjadi bahan ejekan, dan Voltaire menyebutnya "gemuk dan bodoh". [1]Mustafa memiliki 2 putera yang bernama Selim dan Mohammed. Ia juga memiliki 5 puteri.
| ||
20.
|
SULTAN ABDUL HAMID (1774-1789 M)
|
Abd-ul-Hamid I (20 Maret 1725 - 7 April 1789) adalah sultan Turki Ottomandari 1774 hingga kematiannya.Abd-ul-Hamid I adalah seorang penguasa yang lemah. Perang diumumkan terhadapKekaisaran Rusia dan kurang dari setahun ia naik tahta, pasukannya kalah dalam Pertempuran Kozluja yang membuat Turki Usmani terpaksa menandatangani Perjanjian Küçük Kaynarca pada tanggal 21 Juli 1774. Meskipun banyak kelemahan, ia dipandang sebagai sultan paling berhasil di negaranya karena ia membentukpasukan pemadam kebakaran,
menjalankan kebijakan reformasi, perbaikan militer, naiknya standar
pendidikan, dll.Abd-ul-Hamid I kemudian berhasil meredam sejumlah
pemberontakan di sejumlah provinsi, namun ia kehilangan Krimea setelah berperang melawan Rusia, 2 tahun sebelum kematiannya.
| |
21.
|
SULTAN SELM III (1789-1807 M)
| Sultan Selim III (lahir di Istanbul, 24 Desember 1761 – meninggal di Istanbul, 28 Juli 1808 pada umur 46 tahun) adalah Sultan Turki Usmani, ananda dari Mustafa III dan menggantikan pamandanya Abd-ul-Hamid I. Ia memerintah antara 7 April 1789 hingga 29 Mei 1807. Seorang pecinta musik, Sultan Selim III juga seorang komponis dan pemain sandiwara yang bagus. Pasukan Yennisari menggulingkan Sultan Selim III dan ia digantikan oleh keponakannya Mustafa IV. Selim III sendiri meninggal akibat dibunuh. | |
22.
|
SULTAN MUSTHOFA IV (1807-1808 M)
| ![]() |
Mustafa IV (bahasa Turki Ottoman: مصطفى رابع Muṣṭafā-yi rābi‘, lahir diIstanbul, 8 September 1779 – meninggal di Istanbul, 15 November 1808 pada umur 29 tahun) adalah Sultan Turki Utsmani dari 1807 hingga 1808. Ayahandanya adalah Abdülhamid I (1774–89). Selama masa pemerintahan Selim III (1789–1807), Mustafa dianggap menguntungkan oleh Sultan.Namun, saat pemberontakan yeniçeri merebak pada masa Selim III, Mustafa membangkang terhadap Sultan dan mendukung yeniceri yang
menjatuhkan Sultan tua, dan membuat Mustafa IV sebagai penguasa baru.
Namun, simpati buat Selim III terus berlangsung, dan pada 1808 sebuah
pasukan di bawah Mustafa Bayrakdar berangkat ke Istanbul untuk mengembalikan Selim III ke tahta..
|
23.
|
SULTAN MAHMUD II (1808-1839 M)
|
Sultan Mahmud II (1784-1839) ialah khalifah Turki Utsmani antara 1808-1839.
Ia adalah Khalifah yang mendorong Dunia Islam meniru Barat.Di Bawah
kepemimpinannya sebagai Daulah Islamiyah Ustmaniyah (Benteng umat Islam)
Turki Utsmani sangat maju pesat dan Negara Maju. Di zamannya, khilafah
mulai mengadopsi peraturan perundangan dari Eropa (Tanzimat Revolution).
| |
24.
|
SULTAN ABDUL MAJID I (1839-1861 M)
| Abd-ul-Majid I (bahasa Arab: عبد المجيد الأول) (ejaan lain 'Abd ül-Mecid, Abdülmecit dan Abd-ul-Mejid) (23 April 1823 — 25 Juni1861) adalah sultan Turki Usmanidan menggantikan ayahnyaMahmud II pada tanggal 2 Juli1839.[1] Masa pemerintahannya ditandai dengan bangkitnyanasionalisme di negara itu dan menempa persekutuan dengan kekuatan utama Eropa. Abd-ul-Majid I, adalah ayah dari 4 orang sultan (Murat V, Abdülhamit II,Mehmet V Reşat dan Mehmet VIVahdeddin (sultan ke-2 sebelum pembubaran Turki Usmani). Ia menitahkan pemugaran terhadapHagia Sophia, yang diawasi oleharsitek Swiss Gaspar Fossati. | |
25.
|
SULTAN ABDUL AZIZ (1861-1876)
|
Abd-ul-Aziz (8 Februari 1830-1876) ialah khalifah Turki Utsmani yang memerintah antara 1861-1876. Lahir tahun 1830. Menduduki tahta 1861 dan dicopot dari kedudukannya 1876,
dan 4 hari setelah pencopotannya meninggal. Banyak sejarawan yakin
bahwa ia mati syahid setelah anggota Turki Muda mengatur persekongkolan
untuk membunuhnya dan mengumumkan kematiannya. Ia mempersiapkan armada
laut Utsmani yang menggentarkan dengan menjadikannya armada nomor 3 di
dunia saat itu, dan meningkatkan kekuatan darat sampai 700.000 pasukan
dengan persenjataan terbaru. Ia membangun sekian sekolah penting,
seperti sekolah pertambangan dan pertanahan serta sekolah tinggi
militer. Ia pernah berkunjung ke Mesir, Perancis, Inggris, Prusia,
Austria, dan Hongaria. Ia pergi ke Eropa untuk memengaruhi Perancis
membela khilafah Turki Utsmani, bukannya Rusia, di samping menggalang
kelompok Eropa untuk menghadapi kekuatan Rusia.Di zamannya al-Ahkamul 'Adhiyah terbit di bawah pengawasan Ahmad Jawdat Pasha, serta Terusan Suez dibuka.
| |
26.
|
SULTAN MURAD V (1876 M)
|
Murad V ialah khalifah Turki Utsmani yang memerintah pada1876. Lahir 1840 dan menjadisultan saat berusia 36 tahun. Ia memerintah hanya 93 hari dan meninggal 1904. Ia amat menyukai dan mencintai musik serta menguasai Bahasa Prancis. Ia berhubungan erat dengan anggotaTurki Muda dan menolongnya, materiil maupun moril. Ia masukFreemasonry saat di London, dan mencapai kekuasaan kesultanan setelah Sultan Abd-ul-Azizdigulingkan Turki Muda yang dipimpin Midhat Pasha. Ia menderita penyakit gila dan muncullah pemberontakan untuk menggulingkannya, dan menggantikannya dengan Abdul Hamid II. Sebagian pemberontak kemudian memberontak lagi untuk mengangkat Murad V, namun dikalahkan lagi.
| |
27.
|
SULTAN ABDUL HAMID II (1876-1909 M)
| Sultan Abd-ul-Hamid II (21 September 1842–10 Februari 1918) ialah sultan (khalifah) ke-27 yang memerintah Daulah Khilafah Islamiyah Turki Utsmani. Abd-ul-Hamid menggantikan saudaranya Sultan Murad V pada 31 Agustus1876. Pada 1909 Sultan Abd-ul-Hamid II dicopot kekuasaannya melalui kudeta militer, sekaligus memaksanya untuk mengumumkan sistem pemerintahan perwakilan dan membentuk parlemen untuk yang kedua kalinya. Ia diasingkan ke Tesalonika, Yunani. SelamaPerang Dunia I, ia dipindahkan ke Istana Belarbe. Pada 10 Februari1918, Abd-ul-Hamid II meninggal tanpa bisa menyaksikan runtuhnya institusi Negara Khilafah (1924), suatu peristiwa yang dihindari terjadi pada masa pemerintahannya. Ia digantikan oleh saudaranya Sultan Muhammad Reshad (Mehmed V) . Jalur kereta api Hijaz yang menghubungkan antara Damaskus dengan Madinahdioperasikan. Rencananya, Jalur ini akan dihubungkan sampai Mekkahdan Jeddah. Namun karena keterbatasan dana dan sering adanya gangguan dari para pemuka suku setempat, jalur ini hanya dihubungkan sampai dengan Madinah. Keberadaan Jalur ini sangat mempermudah kelancaran jamaah haji dengan sarana transportasi modern saat itu. Berbeda dengan jalur di Timur Tengah lainnya seperti halnya Jalur kereta api Baghdad, Jalur kereta api ini dibangun tanpa bantuan dari luar negeri khususnya kekaisaran Jerman. | |
28.
|
SULTAN MEHMED RESAT (1909-1918 M)
| Sultan Mehmed Resat (bergelarKhalifah Muhammad Al Rishad V; lahir 2 November 1844 – meninggal3 Juli 1918 pada umur 73 tahun) ialah khalifah Turki Utsmani yang memerintah antara 1909-1918. Ia menduduki Kursi Kekhalifahan setelah penggulingan KhalifahAbdul Hamid II dari tahta pada usia 65 tahun. Ia belajar 2 tsaqofah, Timur dan Barat. Ia menjadi Khalifah pertama yang memerintah di bawah perjanjian al-Masyruthiyah Party Union Progessdan tak memiliki kekuasaan mutlak, dan membiarkan jalannya pemerintahan berada pada Orang - Orang Sekular. Pada masanya terjadi Perang Tripoli (1911) antara Ottoman dan orang-orang Libyamelawan Italia, kemudian Perang Kemerdekaan Eropa Timur / Perang Balkan I (1912) antaraKhilafah Ottoman melawanNasionalis Yunani, Nasionalis Bulgaria, Nasionalis Serbia,Nasionalis Romania, Nasionalis Bosnian, dan Nasionalis Montenegro Negara tersebut menuntut Kemerdekaannya, laluPerang Dunia I (1914—1918)
kala Perang Dunia I Khilafah Ottoman berada di blok sentral dengan
Jerman melawan sekutu.Beliau adalah Khalifah yang terakhir menyerukan
JIHAD kepada kaum Muslimin untuk bangkit melawan Kolonialisme. | |
29.
|
SULTAN MEHMED VI (1918-1922 M)
| Mehmed VI (bahasa Arab: محمد السادس), nama asli Mehmed Vahdettin atau Mehmed Vahideddin, (14 Januari 1861 – 16 Mei 1926) ialah khalifah ke-40 Turki Utsmani, menjabat antara tahun1918–1922. Ia juga Khalifah Islam ke-100. Saudara Mehmed V Resat, ia naik tahta akibat bunuh dirinyaYusuf Izzetin, pewaris tahta. Ia bertahta mulai tanggal 4 Juli 1918, sebagai padishah ke-36. | |
30.
|
SULTAN ABDUL MAJID (1922-1924)
| Abdul Majid lahir 29 Mei 1868meninggal 23 Agustus 1944 ia menjabat dari 19 November 1922 –3 Maret 1924) ialah kalifah terakhirTurki Utsmani, khalifah ke-101 sejakAbu Bakar.Lahir pada 29 Mei 1868di Istana Dolmabahçe di Istanbul(bekas Konstantinopel) dari SultanAbd-ul-Aziz. Ia dididik secara pribadi. Pada 4 Juli 1918saudaranya Mehmed VI menjadi Sultan. Menyusul pendepakan sepupunya dari tahta pada 1 November 1922 jabatan sultan dihapuskan. Namun pada 19 November 1922, ia diangkat sebagai khalifah oleh Majelis Nasional Turki di Ankara. Ia memerintah dari Istanbul, pada 24 November 1922. Pada 3 Maret 1924ia diturunkan dan diusir dari Turkibersama dengan sisa keluarganya.Pada 23 Desember1896 ia menikah buat pertama kalinya di Istana Ortaköy denganShahsuvar Bash Kadin Effendi (Istanbul 2 Mei 1881 – Paris 1945). Mereka memiliki seorang putra, Shehzade Ömer Faruk Effendi (27 Februari 1898 – 28 Maret 1969).Pada 18 Juni 1902 ia menikah untuk kedua kalinya di Istana Ortaköy dengan Hair un-nisaKadin Effendi (terlahir: Panderma, 2 Maret 1876; meninggal: Nice, 3 September 1936). Mereka memiliki seorang putri, Hadice Hayriye Ayshe Dürrühsehvar (26 Januari 1914 – 7 Februari 2006) yang menikah dengan Azam Jah, putra Nizam Hyderabad terakhir.Pada 16 April1912 ia menikah untuk ketiga kalinya di Istana Çamlica denganAtiya Mihisti Kadin Effendi (lahir diAdapazari, 27 Januari 1892 –London, 1964). Ia adalah saudariKamil Bey.Pada 21 Maret 1921 ia menikah untuk keempat kalinya di Istana Çamlica dengan Bihruz Kadin Effendi (lahir: Izmir, 24 Mei1903).Pada 23 Agustus 1944 Abdul Mejid II meninggal di kediamannya di Boulevard Suchet, Paris XVIe,Perancis. Ia dimakamkan di Haram-i-Sharif, Madinah, Arab Saudi. |
Langganan:
Postingan (Atom)




















